Postingan

DIARY 16 #LASTDIARY Etika dan Profesi Keguruan

Gambar
Thank You ❤️ Apa kabar? Hari ini hari Rabu Sama dengan Rabu sebelumnya, namun akan berbeda dengan Rabu setelahnya. Setiap pertemuan pasti ada akhir, begitulah kenyataannya.  Siapa yang merasa hari-hari berlalu sangat cepat ? Hehehe.  Mungkin aku akan maju menjadi orang pertama yang mengatakan "saya" jika pertanyaan itu terlontar dari seseorang. Tak terasa perkuliahan di semester 4 ini akan segera berakhir dan ujian semester akan segera berlangsung. Satu per satu tugas berdatangan, teknik ujian diberikan, deadline menjadi angan-angan, namun tetap harus menghadapi kenyataan.  Begitu juga dengan salah satu mata kuliah yang membuat tulisan ini lahir, kini sampai dimana ujian akan segera dilaksanakan, setiap tulisan yang terlahir akan menjadi tagihan dan membuatku berpikir tentang sesuatu yang harus aku dapatkan dari proses perkuliahan. Hari ini hari Rabu, sama seperti Rabu yang sebelumnya, namun akan berbeda dengan Rabu selanjutnya. Jujur aku merasa se...

DIARY 15 Etika dan Profesi Keguruan

Gambar
Tau arti membeku kan? Iya, sesuatu yang suatu saat akan mencair hehe Jeng-jeng-jeng! Dari dulu aku masih mikir soal proses perubahan zat yang kek gini nih.. Proses Perubahan Zat Mencair atau melebur sama artinya kan? Yaaah, itulah yang kuharapkan sekarang. Ngga seperti ini terus yang lama-lama bikin banyak rencana diundur dan bahkan gagal dilakuin. Terkadang sesuatu memang harus dihargai selagi masih melekat sama kita, termasuk waktu. Yang paling terasa adalah ketika aku mengikuti aliran waktu bersama denganmu, kini tak lagi semudah itu. Jadi, aku memahami bahwa ini adalah bencana yang terjadi sebagai bukti bahwa alam perlu kita sayangi. Seperti yang kukatakan sebelumnya, mungkin ini salah satu cara bumi memberontak ulah manusia yang tak mengikuti tata letak. Beribu kali aku berpikir kapan keadaan ini berakhir, namun tak sampai angan aku membayangkan.  Satu persatu perlahan semua membeku bersama rindu yang tak kunjung menjadi temu. Perpanjangan masa kuliah darin...

DIARY 14 Etika dan Profesi Keguruan

Gambar
Menurut kalian, bagaimana etika seorang pemimpin? Pemimpin bagi diri sendiri mungkin :) Kuat hati, kokoh jiwa, tegak prinsip, tanggung jawab. Tidak semua manusia dimuka bumi ini yang tak memiliki salah satu diantara itu. Kecuali mereka yang memang tak mau melakukannya. Pada dasarnya semua orang bisa saja menjadi seorang pemimpin, walaupun masih memimpin dalam lingkup kecil yaitu dirinya sendiri. Saat ini aku sedang mengamati pemimpin Indonesia, Bapak Ir. H. Joko Widodo selaku presiden Indonesia yang melaksanakan jabatannya pada periode kedua. Ditengah menyebarnya wabah penyakit ini, beliaulah yang masih tetap sabar menghadapi negara yang masyarakatnya kini terpapar virus ini di awal Maret lalu. Kebijakan-kebijakan dari pemerintah satu persatu diturunkan untuk mencegah percepatan dari penularan virus ini dilakukan, yang juga membutuhkan kesepakatan dari presiden selaku penanggung jawabnya. Ir. H. Joko Widodo Bahkan ditengah pandemi yang semakin terus menembus hampir selu...

DIARY 13 Etika dan Profesi Keguruan

Gambar
APRIL MOP !! Selamat tanggal 1 April ! Heyy, masih bertahan didalam rumah kan? Gak ngerti lagi, bawaannya pengen nulis sesuatu tapi gatau lagi mau cerita apa di blog. Tapi intinya tetep pengen nulis. Entah pekan keberapa aku berada didalam rumah dan gak pernah pergi kemana-mana supaya terbukti sebagai warga negara yang memiliki etika baik untuk membantu negara dalam  upaya memusnahkan musuhnya ini. Ingin rasanya kembali ke rutinitas semula yang bisa semaunya  keluar rumah hanya untuk sekedar jalan-jalan dan minum teh atau cokelat bersamanya. Bahkan sibuk diluar dan kesulitan mencari waktu luang untuk beristirahat sejenak lebih aku rindukan daripada tetap berdiam diri di istana ini. Mengasyikan memang seperti berlibur sebebasnya didalam rumah seakan-akan tak memiliki tanggungan. Tapi jangka waktu yang tak dapat ditentukan malah justru membuatku kebingungan. Diawal bulan April ini harapanku terkumpul penuh dengan kembali pulihnya keadaan bumi beserta dengan selur...

DIARY 12 Etika dan Profesi Keguruan

Melepas, iringi dengan ikhlas Lepaskan, jika memang tak lagi mampu bertahan Mungkin ikhlas adalah sesuatu yang mahal harganya. Iya, cukup mahal hingga tak semua orang pun mampu untuk menerapkan dalam kehidupan sehari-harinya. Terlepas dari cerita pandemi C ovid-19 yang kini berada pada titik teratas pembahasan seluruh penjuru dunia beserta dampak-dampaknya, aku belajar sesuatu dibalik hal ini. Bisa dikatakan ini merupakan suatu musibah untuk seluruh umat manusia di dunia, namun selalu ada lawan dari setiap kata yang menunjukkan ada hikmah dibalik musibah. Tidak semua musibah yang didapatkan setiap orang sama. Terkadang yang aku rasa musibah untukku belum tentu orang lain akan menganggap hal yang sama, termasuk apa yang aku alami saat ini. Terkait dengan mata kuliah etika beberapa waktu lalu dengan menemukan sosok guru inspiratif yang selalu menanamkan keikhlasan pada setiap anak didiknya, aku justru mengambil poin penting dari sana. Aku menyadari semua yang diberikan kepadaku...

DIARY 11 Etika dan Profesi Keguruan

Memanfaatkan waktu atau Menikmati waktu? Happy Weekdays Everyone Masih belum bosen buat nanya, gimana kabarnya? Hari ini adalah hari Senin, minggu ke 3 perkuliahan online dilaksanakan. Hari demi hari seakan-akan menuntut seluruh elemen pendidikan untuk mengikuti peraturan yang telah ditetapkan. Hingga saat ini beberapa sudah mulai terbiasa dengan keadaan dan diantaranya mampu menyesuaikan diri dengan situasi, termasuk aku. Cukup berbanding terbalik memang, ketika aku merantau ke Jogja dengan segenap tekad kemudian keadaan memaksa aku untuk kembali ke rumah dan melangsungkan perkuliahan secara online. Pada dasarnya aku yang sedang mulai terbiasa menyibukkan diri dengan kuliah dan berorganisasi merasa cukup kaget dengan keadaan untuk tetap stay di rumah dan hanya melakukan pekerjaan rumah serta perkuliahan online yang sebenarnya layak digantikan dengan tugas online. Setelah tugas selesai, ya sudah. Mau apa lagi. Sejujurnya aku sangat sedih dengan keadaan ini, aku rindu denga...

DIARY 10 Etika dan Profesi Keguruan

Nanti juga selesai. Jadi, ayo jalan dulu, biar cepet sampai. Good Morning my world! Apa kabar hari ini? Gimana kuliah online nya? Semoga kesehatan dan keselamatan selalu berpihak dengan kalian yaa, untuk kita semua, jadii jangan lupa cuci tangan pakai sabun hehe. Mungkin kalimat ini sering kalian lihat, dengar dan dapatkan dari orang-orang orang terdekat kalian. Atau mungin diantara kalian yang sedang berjarak jauh dengan seseorang justru tidak saling mengingatkan. Tapi dengan tenang, semua dapat kita kendalikan kok. Melaksanakan keputusan rektor dengan perkuliahan yang dilakukan secara dring, dalam satu minggu ini aku sudah melaksanakannya. Segala ekspektasiku diawal seketika hilang ketika bertemu dengan kenyataan-kenyataan yang sama sekali tidak terpikirkan.Semuanya berubah, dari bertemu dengan teman-teman, mencari hiburan, kegiatan perkuliahan dan masih banyak lagi yang kemudian beralih secara online. Pada dasarnya aku tak pernah keberatan dengan perubahan ini, tapi rasan...

DIARY 9 Etika dan Profesi Keguruan

Gambar
Kehidupan adalah anugerah-. Covid-19. Biar sama kek yang lain, aku juga ikut speak up juga deh kali ini. Covid-19. Lahi naik daun banget ya? Gak pengen komentari aneh aneh sih ya karna kita semua pastinya udah ngerti dan paham tentang virus yang satu ini. Mulai dari gejalanya, penyebabnya, hingga ke update annya pun selalu dicari tau agar kita selalu wapada. Aku bukan tipe orang yang setakut itu hingga sedih stok masker menipis dan bahkan langka, sedia handsanitizer dan cairan pembersih kuman lainnya. Aku cukup menanggapi dengan santai dari adanya fenomena yang satu ini. Tapi kali ini aku sedikit bimbang karena rektor UNY, Bp Sutrisna semalam tadi mengunggah perihal perkuliahan yang akan dilakukan secara daring mulai 16 Maret hingga 30 April. Instruksi perkuliahan Memang tidak ada salahnya ketika beliau menginstruksi perkuliahan yang dilakukan secara daring ini demi menjaga kesehatan mahasiswa. Namun yang aku pikirkan adalah kegiatan belajar mengajar yang akan dilakukan...

DIARY 8 Etika dan Profesi Keguruan

Gambar
Back to Reality! Ayo kembali ke realita, jangan malas, tetap semangat :) Helloo. Gimana liburannya pekan kemarin? Sudah cukup me refresh diri atau malah kelelahan? Ingat kan Rabu di pekan kemarin sempat berjalan jalan? Jadiii, saatnya kembali ke rutinitas seperti semula ya :) Jarak Rabu ke Rabu memang satu minggu. Tapi menurutku jarak ini sangat dekat. Minggu ini aku tengah berfokus pada tugas kelompok, UTS, deadline tugas individu dan organisasi yang kuikuti. Dari sekian banyak yang kupikirkan, aku sedang megerjakannya satu per satu dan terhenti pada tugas kelompok mata kuliah etika dan profesi keguruan dimana pekan lalu digunakan untuk observasi membuat video mengenai sosok guru yang menginspirasi. Hari ini aku melakukan observasi di MAN 3 Sleman untuk memulai take video. Perlu waktu sekitar 10 menit untuk sampai disana, kemudian aku dan kelompokku bersiap sesuai tugas kami masing-masing. Siang ini cukup panas ditambah dengan Ibu Imas yang mengulur waktu untuk ditemui. Sekit...

DIARY 7 Etika dan Profesi Keguruan

Gambar
Hei,  apa kabar? Sudah kemana saja minggu ini? Gak kerasa ya udah minggu ke-tujuh aja . Gimana? masih bimbang mikirin semester ini? Udahlah, jangan terlalu dipikirin. Dijalanin! Hehehe... Setelah melihat pembagian waktu yang kubuat, ada jatah refreshing yang belum kuambil di minggu ini. Hari Rabu minggu ini mata kuliah Etika dan Profesi Keguruan yang sedikit memaksaku untuk bangun pagi mendapat waktu untuk melakukan observasi. Siangnya, jadwal kuliah dikosongkan. Hari ini aku merasa benar-benar free tanpa ada janji untuk mengerjakan tugas ataupun rapat. Mengingat sudah sekitar 6 minggu aku tidak pulang kerumah, hari ini aku memutuskan untuk berjalan-jalan. Destinasi wisataku kali ini adalah Pantai Kartini, Jepara. Pantai Kartini, Jepara Aku berangkat pada pukul 06.15 dan menempuh perjalanan melalui jalur Jogja-Semarang dengan mengendarai sepeda motor dan mampir di tempat salah satu temanku di Universitas Negeri Semarang. Kemudian melanjutkan perjalanan hingga ...

DIARY 6 Etika dan Profesi Keguruan

Good morning everyone -. Selamat hari Jumat ya! Setelah sekian lama tak bersua, kini aku kembali lagi dengan membawa kisah hidupku di semester ini. Gimana semester 4? Beberapa manusia yang kutanyai secara langsung mengaku bimbang dalam menjalani semester ini. Ya abisnya, mau mundur kok udah setengah, mau lanjut kok ya hmmm gitu sih,  katanya. Mungkin beberapa manusia yang kutemui masih bimbang dengan keadaannya, namun disisi lain dari lingkup kehidupanku, lebih banyak manusia yang masih aktif di dunia organisasi, dimana sebagian pikiran dan waktu mereka tersita didalamnya. Perlu kuakui di semester ini aku merasa sedikit lebih harus berfikir dan mulai terlihat arah dan tujuan dari jurusanku ini. Awalnya aku merasa kuliahku ini memang lebih santai, untuk itu aku memutuskan untuk masuk dalam salah satu organisasi di kampus dan toh aku juga anak kos yang memiliki banyak waktu luang. Namun kenyataan seakan menampar dengan jelas bahwa waktu luangku akan terisi sehingga aku harus...

DIARY 5 Etika dan Profesi Keguruan

Jika hari ini museum berisi sejarah masa lalu, Seberapa luas museum dimasa depan? Sama seperti memori yang ada didalam otak kita, ruangannya terbatas. Namun daya tampungnya sangat luar biasa. Nyangka gak sih?  kok bisa ya? Minggu ini di mata kuliah Etika dan Profesi Keguruan sedang membahas mengenai seputar sejarah pendidikan Indonesia. Minggu lalu dosenku mengarahkan kami untuk berjalan-jalan ke Museum Pendidikan Indonesia, dimana disana kami dapat melihat-lihat sejarah pendidikan Indonesia dimasa lalu. Cukup sederhana namun kelihatannya mengasyikan jika aku hidup di masa itu. Semuanya masih serba tradisional. Belum ada teknologi seperti sekarang ini yang sangat memudahkanku untuk hanya sekedar mencari informasi-informasi yang pada jaman dahulu hanya bisa didapatkan secara terbatas, baik dari guru maupun buku bacaan. Cara penyampaian materi pun juga masih cukup unik, belum ada media selengkap saat ini. Bahkan seragam yang mereka kenakan pun masih cukup sederhana dan belu...

DIARY 4 Etika dan Profesi Keguruan

Gambar
Sepertinya, kali ini aku jatuh cinta... Dengan orang yang sama dan cinta yang lebih dari biasanya Lebih seringan mana, denger quotes-quots cinta atau sudah menerapkannya? Sudah sampai mana diri kita menjunjung tinggi diri sendiri? LOVE YOURSELF FIRST- Selamat pagi dan selamat beraktifitas untuk melampaui impian yang tak terbatas,  sayang.  Gimana kabarnya? Masih terus membaca sebenarnya ini tulisan apa ya?  HAHAHA.  Masih masuk didalam rangka yang sama dalam menulis diary, minggu ini aku sedang cinta-cintanya dengan diriku. Banyak hal yang telah aku lakukan selama ini. Aku cantik dari dalam maupun luar. Aku juga selalu bahagia, yang definisinya tak sama dengan kebahagiaan siapapun. Aku masih tetap kaya, kaya akan cinta dari aku untuk aku. Aku tak peduli dengan apapun selain dengan kebahagiaanku. Tanggung jawab untuk kebahagiaanku ada ditanganku sendiri. Terkesan egois sepertinya, tapi ini aku.  Minggu keempat di kuliah. Tugas berdatangan, obser...

DIARY 3 Etika dan Profesi Keguruan

Gambar
Kenapa sebagai manusia kita dituntut untuk bermimpi? Selamat Hari Senin, Manusia di permukaan bumi :) Hehehehe... Selamat Hari Senin yaaa, gimana?  Bobok  jam berapa  semalem ? Liburan kemana kemarin?  Hehehe,  nanya mulu jadinya.  Btw,  ini udah balik lagi Senin  loh,  sadar  gak  sih? Udah waktunya buka lembaran baru di awal minggu lagi. Jadiii, jangan lupa  move on! Jangan bosen baca tulisanku dulu ya :(, ini baru yang ketiga  loh,  minimal masih ada 13 ceritaku lagi yang masih menanti untuk kalian baca.  Eh,  kalo sekarang masih menanti untuk diterbitkan  sih.  Hari ini masuk ke minggu ketiga dikuliahku. Masih dengan dosen yang sama, untuk itu aku tetap masih menuliskan ini. Berbeda dari kedua ceritaku yang lainnya, kali ini aku memiliki pengalaman baru di sekolah, tepatnya MAN 1 YOGYAKARTA. Aku tidak pernah bermimpi sebelumnya akan menjadi seorang guru, namun disadari atau  engg...

DIARY 2 Etika dan Profesi Keguruan

Anak Tunggal Selalu Saja Dimanja- Aku selalu tersinggung tiap kali aku mendengar kalimat itu terdengar di telingaku. Aku adalah anak tunggal dan masih selalu dianggap seperti anak-anak dengan anggapan orang lain yang sering menilai aku manja. Entah dari sisi mana aku dianggap demikian, namun aku juga mengakui ketika aku menginginkan sesuatu, maka bagaimanapun caranya aku masih sering memaksa harus bisa mendapatkannya. Toh selagi masih bisa diusahakan kenapa engga? Termasuk hari ini yang merupakan hari untuk penentuan penerimaan pengurus Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi periode 2020. Aku merupakan salah satu pengurus sebagai bendahara yang kali ini berkesempatan untuk memilih patner baru dari mahasiswa angkatan 2019. Dalam penentuan ini aku memiliki satu pilihan patner yang ternyata dia juga diinginkan oleh divisi lain. Karena aku tetap berusaha mempertahankan pilihanku, percekcokan terjadi disana. Aku dengan pendapatku beserta pengurus lain dengan pendapat mereka pula. ...